Dievatuahjaya.com-Kota Bekasi, Dana BANDEK non BLT sebaiknya digunakan untuk program-program yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, seperti peningkatan kesehatan, bantuan pendidikan, dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Hal ini disampaikan oleh salah satu tokoh masyarakat Kota Bekasi, Jum'at 28/3/2025.
Andrea menekankan pentingnya penggunaan dana BANDEK non BLT untuk program-program yang berdampak langsung pada masyarakat.
"Kita harus memastikan bahwa dana BANDEK non BLT digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kegiatan yang tidak memiliki dampak langsung," Kata Andrea.
Contoh penggunaan dana BANDEK non BLT yang efektif adalah dengan menyediakan sewa lapak di pasar, mall, atau ruko terminal untuk UMKM di area terkena dampak TPA. Hal ini dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat dan memberikan kesempatan bagi UMKM untuk berkembang. Bukan jadi Bancakan, mohon maaf, Tandasnya.
Ungkapan tersebut di sampaikan nya di salah satu grup. Yang mana grup tersebut tempat diskusi, mengkritisi, menuangkan isi pikiran atau sumbang saran untuk membangun kota Bekasi.
"Dengan demikian, ekonomi masyarakat dapat meningkat dan kita dapat menciptakan kesempatan kerja yang lebih banyak," Ucapnya.
Menurut nya Penggunaan dana BANDEK non BLT untuk kegiatan yang tidak memiliki dampak langsung, seperti hiburan atau pertandingan, dianggap tidak efektif dan tidak memiliki manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
"Kita harus memastikan bahwa dana BANDEK non BLT digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kegiatan yang tidak memiliki dampak langsung," masyarakat tersebut. Tutup Andrea.(Ainsyam).